Joomla Slide Menu by DART Creations

DIRLANTAS JAMBI

Komisaris Besar Polisi

Didik Mulyanto, S.H, S.Ik

POLISI LALU LINTAS

 

DIRGAHAYU RI

 

SMS RANMOR Ke 3767

CALL TMC

Pembuatan SIM di Polresta Jambi sudah sesuai Aturan PDF Cetak

Pembuatan SIM di Polresta JAmbi sudah sesuai Aturan

KAMI MEMANG BELUM SEMPURNA TETAPI KAMI AKAN BERUSAHA

Dengan diterapkannya Peraturan Pemerintah melalui PP Nomor 50 Tahun 2010 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diantaranya adalah Penerbitan SIM baik Baru maupun perpanjangan di POLRESTA JAMBI harus dapat acungan jempol, karena dalam kenyataannnya setiap masyarakat yang akan mengurus pembuatan SIM tidaka akan mengalami kesulitan asal semua persyaratan untuk hal tersebut dapat dipenuhi, seperti surat keterangan yang dibutuhkan, mampu mengikuti ujian teori dan praktek disamping personil kepolisian (pelayanan SIM) dari Sat Lantas dengan ramahnya melayani setipa masyarakat yang membutuhkan SIM tanoa pandang bulu dan biaya pengurusan yang dibutuhkan sangatlah terjangkau dengan masa berlaku selama 5 Tahun, seperti penerbitan SIM Baru untuk Golongan SIM A, B1 dab B2 dibutuhkan biaya sebesar Rp. 120.000,- dan untuk perpanjangan dibutuhkan biaya sebesar Rp. 80.000,- sedangkan pembuatan Baru SIM C hanya Rp. 100.000,- & Perpanjangan sebesar Rp. 75.000,-

 

 

 

Dan apabila dalam kepengurusan SIM pemohon pemohon dinyatakan tidak lulus pada ujian Teori dan Praktek tahap pertama (I) masih dapat mengikuti Ujian Tahap Kedua (II) 7 Hari berikutnya, jika pada tahap tersebut masih tetap gagal dalam 14 hari dari tahap kedua masih dapat mengikuti ujian tahap ketiga (III). Apabila Ujian Tahap I, II dan III dinyatakan tidak lulus maka kepada pemohon dengan tenggang waktu 30 hari dari pengumuman tidak lulus, uang yang sudah disetor akan dikembalaikan kepada Pemohon yang bersangkutan, demikian Penjelasan Kasat Lantas Polresta Jambi KOMPOL E. PARDEDE, SIK.

Perwira menengah dengan satu melati dipundak dan Angktan Akpol Th 1998 dengan ramah menuturkan bahwa perlunya kesadaran bagi setiap pengendara kendaraan bermotor untuk melengkapai surat-surat kendaraannya terutama dalam hal kepemilikan SIM, karena SIM adalah merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan pihak Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani juga memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Kasat Lantas lebih lanjut menuturkan bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor wajib memiliki SIM sesuai dasar hukum UU Nomor 22 Tahun 2009 pasal 14 ayat 1b; pasal 15 ayat 5c yaitu SIM berfungsi untuk registrasi dan kompetensi pengemudi dan pada pasal 77 UU nomor 22 Tahun 2009 bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dijalan raya wajib memiliki SIM sesuai jenis kendaraan yang dikemudikannya.

Penerapan UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 77

Dengan diterapkannya UU yang tersebut diatas dampaknya sangat dirasakan oleh setiap pemohon SIM dalam hal kepemilikanSIM karena untuk mendapatkan SIM tersebut tidaklah mudahsekalipun biaya kepengurusannya tgergolong murah karena yang bersangkutanharus mengikuti setiap tahap ujian teori maupun ujian praktek, sebab Pihak Kepolisian (Sat Lantas) tidak akan sembarangan mengeluarkan SIM kepada seseorang tanpa mahir dan paham berkendara, dalam penerapan ini pihak kepolisian tidak pandang bulu perlakuakn untuk memdapatkan SIM sama dan tidak ada keterkecualian di setiap lapisan masyarakat seperti di ungkapkan oleh AIPTU NAULI HARAHAP (KASUBNIT REGIDENT) di areal lapangan ujian praktek SIM baru-baru ini bahwa setiap pemberian/penerbitan SIM yang diberikan kepasa seseorang tidaklah mudah sebab pihaknya bertanggung jawab dalam hal kelulusan yang di uji, mengingat setiap pelanggaran lalu lintas yang disebabkan tidak memiliki SIM mengakibatkan kerugian pada orang itu sendiri maupun orang lain oleh karena kelalaiannya maka tanggung jawab moral adalah ditangan pemberi SIM, untuk itu harys diseleksi secara ketat dan benar-benar sudah faham dalam berkendara karena ini akan mengurangi paling tidak akan menekan kecelakaan ataupun pelanggaran berlalu lintas di jalan, untuk itu NAULI HARAHAP berharap kiranya semua pengendara kendaraan bermotor yang belum memiliki SIM, "' Kami dari pihak Lalu LIntas (Pelayanan Penerbita SIM) akan melayani sesuai UU yang berlaku"".

 

SAMSAT KELILING


WAKTU HARI TEMPAT
01 s/d 15 FEB 2018, 08.00-12.00 WIB SENIN s/d JUMAT DEPAN KANTOR CAMAT PALMERAH

GERAI SIM


WAKTU HARI TEMPAT
1 s/d 28 FEB 2018 08.00-13.00 WIB SENIN s/d SABTU MALL WTC BATANGHARI & JAMTOS